HR. Al-Tirmidzy

"Barangsiapa yang obsesinya adalah akhirat, Allah akan mengaruniakan kekayaan dalam hatinya dan akan mengumpulkan untuknya kekuatannya dan dunia akan datang kepadanya dengan penuh ketundukan. Dan barangsiapa yang obsesinya adalah dunia. Allah akan meletakkan kefakiran di depan matanya, memecah keutuhannya, sementara dunia hanya akan datang padanya sesuai yang ditakdirkan untuknya" (HR. Al-Tirmidzy)

ahlan wa sahlan

28 Oktober 2012

Cahaya yang Meredup

 

Bismillah....

Inginku mengisahkannya padamu.. pada dirimu yang sangat jauh....
tentang cahaya dalam hatiku yang ku tak tahu apakah meredup atau justru baru mulai akan memancarkan cahaya...

Gelembung gelembung galau datang menghantuiku di tiap hari, bahkan tiap saat waktuku. Hingga lelah kurasa menghadapi itu semua, sementara cahayaku seperti tak cukup untuk menerangiku... Sangat tak cukup untuk membuat aku mampu melihat jelas kerikik-kerikil tajam yang ada di depan langkahku... Maka bila dia berdarah, tahulah aku, bahwa ada kerikil di situ...

Apa aku sedang mengeluh?
Sepertinya iya...
Seperti gadis remaja lain barangkali, yang menumpahkan isi hatinya pada wacana-wacana yang ada di media internet ini.. dan begitu pula aku...

Aku mengeluh padamu... Pada dirimu yang menggangguku, pada jiwa yang aku tidak mengerti apa yang dia inginkan sementara ilmu telah memenuhi buku catatannya. Barangkali ilmunya benar-benar hanya ada di catatannya saja sedang hati dan raganya tak pernah bekerjasama untuk mengaplikasikan itu semua...
yah.. aku mengeluh padamu... Mengeluhkan sesosok diri yang selalu kucaci dan kumaki karena kebodohan dan kesia-siaan yang dia lakukan dalam hidupnya.. dia tahu tapi dia tak jua berubah...
Telah kulapor dan kukeluhkan dia pada Rabb-nya namun hanya sekejab itu saja dia menangisi kesalahannya, sedetik kemudian mudahnya dia terjatuh kembali dalam kesalahan yang sama..

Ah... picik nian aku terus mencelanya....

Kawan.. dimana dirimu kini?
Terlalu jauhkah dari sini?
Hingga tak ada nasihatmu yang menasihati lagi
Dan tak ada katamu yang membuatku mampu berpikir lagi.

Besok... dan besoknya lagi.
Waktu bergulir dalam permainan yang asing dan tiada henti.


Barangkali diri itu kan mengejar cahayanya kembali.
hmmm.. barangkali saja.

bila iya,,
Semoga dia berhasil...

Sungguh kudoakan semoga dia berhasil...
Allahumma aamiin..

01 Oktober 2012

Hujan Yang Kurindu




Bismillah…

Makassar, ahad 27 mei 2012

Dalam rinai hujan yang telah mulai berhenti…
Ingin kusampaikan tentang mimpi yang terlalu jauh melangkah
Melewati batas dalam keinginan yang sesungguhnya dan aku tahu.

Aku sangat tahu akan dosa itu seberapa besarnya
Tapi sang kecil mengecilkannya seolah hanya kerikil kecil yang bukan apa-apa
Lalu mengatakan padaku bahwa yang salah adalah bukan aku melainkan semua yang ada diluar sana.
Mengatakan aku tidak bersalah kecuali sedikit dan aku hanyalah korban saja.
Padahal aku tahu

Aku sangat tahu bahwa yang terjatuh dalam dosa adalah diriku
Sangat tahu bahwa yang memutuskan melakukannya atau tidak melakukannya adalah aku
Hingga yang menjadi pelaku utama adalah aku
Maka celakalah aku

“Allahumma anta Robbi laa ilaha illa anta. Khalaqtani wa ana abduka. Wa ana ala ahdika wa wa’dika mastato’tu.. Audzubika min syarrima shona’t. abu’u laka bi ni’matika alayya wa abu’u bizanbinfaghfirli. Fainnahu la yaghfiru dzunuba illa anta…..”

Disana… kulihat diriku
Sang ilmu menasehatiku dan melarangku
Tapi keinginanku beralasan terlalu banyak hingga akhirnya aku melaju
Terus melaju…
Hingga tak sampainya aku pada tujuan itu, akupun pura-pura sadar
Pura-puraku bertobat padahal hanya karena aku tak sampai
Kusesali… tapi itu karena aku tak sampai
Maha Suci Allah yang membuatku tak sampai
Andai aku sampai, mungkin aku akan menjadi tak tersadarkan

jangan berbohong begitu padaku..
jangan menipuku dengan terlalu seperti itu
jangan mereka-reka rencana busuk bersamaku…

Aku berlindung kepadaMu Ya Rabb…
Aku berlindung kepadaMu Ya Rabb…
Aku berlindung kepadaMu Ya Rabb…

17 April 2012

DOA SEMINAR

Bismillah...

Kemarin seorang anak temanku meminta dibuatkan doa untuk kegiatan seminar di kampusnya.  Walau dengan bekal seadanya. Mengedit dan menambah sedikit dari doa malam ramah tamah perpisahan kampus yang kubuat tahun lalu.Alhamdulillah jadi lah juga dengan sederhana dan ringkas. (Doa jangan panjang-panjang karena nanti para pendengar bosan dan malah berdoa lain, berdoa supaya doanya cepat selesai. ^^).
Sebelumnya coba browsing cari yang bisa di pake tapi ternyata gak dapat yang bagus, makanya pengen berbagi.
Alhamdulillah, mahasiswi yang kubuatkan doa ini menyukai doanya, katanya bagus dan Alhamdulillahnya lagi teman-temannya yang mendengarnya mengatakan bagus, bahkan ada yang sampai menangis terharu... (hehe lebay kayaknya...) tapi teks sebagus apapun, bila yang baca kumur-kumur, so pasti nol juga jadinya. Gadis itu bacanya pasti bagus, sepertinya begitu.... 

Bismillahirrahmanirrahim…
Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Alhamdulillahirabbil alamin… segala puji hanya milik Allah Subhanahu Wata’ala.
Kepada-Nya kita memuji, meminta pertolongan dan memohon pengampunan,
Dan kepada-Nyalah kita berlindung dari keburukan diri dan kejahatan amal perbuatan kita.

Ya Allah, Ya Tuhan kami…
Kami bersyukur atas segala nikmat yang Engkau berikan kepada kami. Nikmat iman, nikmat kesehatan serta nikmat waktu sehingga kami masih memiliki kesempatan untuk terus menuntut ilmu di usia yang Engkau tetapkan untuk kami.
Segala puji bagiMu ya Robb.. yang menjadikan kami memiliki kesempatan untuk terus belajar, hingga akhirnya kami berada disini, hari ini.

Allahumma sholli ala muhammad wa ala ali muhammad. Salam dan shalawat kepada Rosulullah Shallallahu alaihi Wassallam. Atas ilmu dan teladan yang luar biasa dalam kehidupan ini.

Ya Allah…       berilah kami kekayaan ilmu pengetahuan, hiasilah kami dengan kelapangan hati, muliakanlah kami dengan takwa, dan berilah kami kecantikan dengan kesehatan.

Kami memohon pada-Mu ya Robb..
Jadikanlah kasih sayang-Mu senantiasa ada pada diri kami,
Jadikanlah ilmu yang kami terima, bermanfaat bagi kami, untuk dunia dan akhirat kami.

Ya Allah…
Tambahkanlah ilmu kepada kami. Jadikanlah kegiatan kami ini menjadi sesuatu yang bernilai di sisi-Mu.
Sesuatu yang Engkau ridhoi dalam kehidupan kami.
Dan  jadikanlah benar-benar kegiatan ini menjadi sesuatu yang bermanfaat sebanyak-banyaknya bagi masyarakat, lingkungan dan utamanya bagi diri-diri kami.

Ya Ar Rahman.. ya Ar Rahiim..
Engkaulah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Ya Allah… sayangilah kami.
Sayangilah sahabat-sahabat yang telah menemani kami dalam suka dan duka selama ini.
Sayangilah guru-guru dan pembimbing kami, yang telah begitu banyak berperan dalam membentuk kami untuk menjadi pribadi-pribadi yang lebih baik. Berilah mereka balasan dengan balasan yang sebaik-baiknya untuk dunia dan akhirat mereka.
Sayangilah orangtua kami, yang doanya tiada henti untuk kami. Dan sayangi pula semua orang yang telah banyak membantu kami dalam terlaksananya kegiatan ini tanpa terkecuali.
Berilah mereka balasan kebaikan Ya Allah…. Seperti Engkau memberi kebaikan pada kami hari ini.

Ya Allah..
Di akhir doa ini kami kembali memuji-Mu. Alhamdulillahirrabbil alamin…
Jadikanlah kami dengan kegiatan ini, bertambah ilmu kami serta bertambah wawasan dan kemampuan kami. Hingga kelak menjadikan kami sosok-sosok yang profesional dalam pekerjaan dan senantiasa menjaga keikhlasan dalam seluruh bagian kehidupan ini.
Ya Allah.. Sungguh kami memohon,
Jadikanlah kami,,,,,, orang yang sebanyak-banyaknya memberi manfaat bagi orang lain. Sehingga di akhir hidup kami, kami mampu menghadap-Mu dengan senyuman kebahagiaan.

Robbana atina fiddun-ya hasanah wa fil akhirati hasanah waqina adzabannaar..
Subhana rabbika rabbil ‘izzati ‘amma yasifun. wasalamun alal mursalina walhamdulillahi rabbil ‘alamin.
Aamiin. Ya Robbal alamin…

Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

02 April 2012

Awan yang abu abu

Bismillahirrahmanirrahim…

Awan yang terlihat berwarna sangat indah
Biru, putih dan abu-abu
Meski warna yang berbeda tapi antaranya begitu menyatu
Hingga kita tak merasa bahwa ada garis yang nyata di sana.
Subhanallah… Maha Suci Engkau Ya Rabb atas segala yang Kau ciptakan.
Kusampaikan pada hujan tentang keinginanku melihat pelangi di esok hari dan mentari di keesokannya lagi.
Maha Suci Allah yang menjadikanku melihat pelangi di sore ini sehingga aku optimis esok aku akan bisa melihat mentari. Insya Allah…

Doa-doaku adalah impian dan obsesiku dalam hidup dan untuk akhiratku.
Kutahu untuk meraihnya aku haruslah berusaha dan tidak hanya berdoa lalu diam menanti mimpi itu datang menghampiri.
Maka akan kuusahakan…
Meski dengan tertatih-tatih.
Meski barangkali hasil yang terlihat tak sesuai gambar indah di kepalaku
Meski mungkin jatuh bangun harus di alami berkali-kali.
Akan tetap berusaha.
Terus berusaha…
Demi cita-cita tertinggiku…
Bertemu Allah di surga-Nya.
Amiin.. allahumma amiin….

28 Maret 2012

Entahlah


Bismillahirrahmanirrahim….

Dia menyapa hati dalam kebekuan
Membuka mata dan sedikit mencoba menggembirakan hati
Tertunduk bisu
Sebelum akhirnya semua merapuh dan patah dalam gelimangan salah

Menangis terisak isak
Sendiri….
Mengapa tak ada yang lain disini?
Mengapa hanya semut yang sepertinya bergidik menahan jijik

Mati…
Sang musuh mengajak berandai-andai
“andai mati, maka habis perkara”
“andai semua bisa diulang”
“andai aku bukanlah aku”
YAAA!!! Teriakku mengiyakan!
Menampiknya meski aku sepertinya sesosok teman
“andai tak ada hisab maka mati saja”
“andai tak usahlah ada hari perhitungan”
“andai ku tak tahu sumpahmu, kan kupercaya kau”
Bodoh pikirku…
Tenggelam dalam kebodohan lalu sang teman kelak mudahnya berkata,
“aku berlepas diri dari segala yang kau lakukan…”