Apakah aku memilih cinta yang salah?
Atau cinta yang salah memilih aku?
Sungguh setiap mengingat bahwa senyumpun kelak akan ditanya
Maka hilanglah senyum itu.
Salahkan cinta yang menggangguku?
Atau aku yang mulai mengganggunya?
Duhai...
Engkau cinta yang salah, Rabbku akan memurkaiku karenamu.
Bagaimana aku mengusirmu?
Saat tameng kukuatkan di depan hatiku, engkau merasuk dari belakang.
Saat butir penyesalan mengering, engkau datang merayu seolah menghibur
Maka kemanakah kan kubawa lari ketakutanku
ketakutan padamu
ketakutan pada diriku yang tak mampu menolakmu.
serta ketakutanku pada Rabb-ku...
Bismillah...
apakah cintamu itu salah saudariku?
Cinta itu tak salah....
yang salah adalah hal-hal yang menyebabkan cinta itu
dan hal-hal yang dikarenakan cinta itu.
karena sebenarnya kau juga tahu bahwa :
"Bunga akan layu bila tidak kau sirami...."
Biarkanlah aku berpikir... terus berpikir.... Karena kuharap aku termasuk "orang-orang yang berpikir"....
HR. Al-Tirmidzy
"Barangsiapa yang obsesinya adalah akhirat, Allah akan mengaruniakan kekayaan dalam hatinya dan akan mengumpulkan untuknya kekuatannya dan dunia akan datang kepadanya dengan penuh ketundukan. Dan barangsiapa yang obsesinya adalah dunia. Allah akan meletakkan kefakiran di depan matanya, memecah keutuhannya, sementara dunia hanya akan datang padanya sesuai yang ditakdirkan untuknya" (HR. Al-Tirmidzy)
