Hidupku adalah sesuatu yang hebat.
betapa hebatnya Allah yang mengatur skenario hidupku
dulu aku miskin
hidup bergantung pada orang lain.
meminta, mengiba. dikasihani oleh sekitarku. bahkan aku menangisi diriku.
lihatlah aku sekarang
tercukupi semua kebutuhanku.
handphone, motor, laptop, semua milikku. kubeli dengan uangku sendiri.
aku telah kaya. Alhamdulillah...
dulu aku berada dalam kekufuran yang panjang
hidup dengan kesenangan anak remaja
kenakalan anak es em a.
mall adalah kiblat, cowok adalah bahan diskusi harian
shalat terlupa, Quran tak ingat
lihatlah aku sekarang
mungkin belum sempurna aku sebagai hamba-Nya
tapi aku sedang proses ke sana.
Dia menyelamatkanku dari keterpurukan yang lebih dalam.
Disaat teman2ku dulu menenggak minuman keras dan merasa keren karenanya
Disaat temanku yg dulu terjerumus zina, tertahan dan tak bisa lepas
Disaat teman2ku yang dulu masih meneruskan memaki, mengumpat dan bergunjing.
aku ada disini... diselamatkan oleh-Nya
bukan bagian dari mereka
aku ada disini. menangis sedih atas dosa-dosa itu
berharap... berdoa... semoga nikmat iman ini selamanya dihati. aminnn...
dulu aku diberi kesempatan 4 tahun bekerja di rumah bersalin
melihat kelahiran terus menerus
memikirkan. mengagumi kehebatan-Nya. ke-Maha Besaran-Nya
tersenyum indah disetiap kelahiran..
lihatlah aku sekarang
berada di tempat berbeda
diperlihatkan terus menerus kematian.
memikirkan. ketakutan melihat betapa Kuasa-Nya meliputi segala sesuatu
kekhawatiran akan sedikitnya bekal.
menangis karena kematian itu pasti akan datang menghampiri
Betapa hebatnya Allahmenciptakan hidupku.
sakitku membuatku mengerti lebih banyak
jatuhku membuatku mendekat pada-Nya
direndahkan oleh seorang manusia tapi ditinggikan oleh manusia yang lainnya.
subhanallah...
kuingat sahabatku ina pernah berkata:
" bersyukurlah ulfa, karena kau berada di tempat yang buruk tapi Allah menjagamu..."
alhamdulillah....
alhamdulillah....
alhamdulillah....