HR. Al-Tirmidzy

"Barangsiapa yang obsesinya adalah akhirat, Allah akan mengaruniakan kekayaan dalam hatinya dan akan mengumpulkan untuknya kekuatannya dan dunia akan datang kepadanya dengan penuh ketundukan. Dan barangsiapa yang obsesinya adalah dunia. Allah akan meletakkan kefakiran di depan matanya, memecah keutuhannya, sementara dunia hanya akan datang padanya sesuai yang ditakdirkan untuknya" (HR. Al-Tirmidzy)

ahlan wa sahlan

27 Maret 2012

Hentikan kelalaian ini!

Bismillah….

Dimana menginjakkan kaki?
Bahkan dia tak tahu lagi dimana kini sang kaki berada.
Seperti sebuah kisah yang sangat menyedihkan menimpa padanya.
Dia tertunduk pilu dalam belaian sang angin.

Demi Dia yang jiwaku berada dalam genggamanNya,
aku benar-benar menyesali diriku sendiri,
saat waktu bergerak membunuhku tapi aku malah tertawa cekikikan bermain pasir di pinggir sungai.
Sungguh… andai diriku benar benar diriku.
Bahkan aku tak tahu siapa yang memberi tahuku jalan menuju sungai hingga aku berada disana.
Duhai… jiwaku benar-benar bermain sendiri.
Tak tahu aku.

Maka.. kemana aku akan berlari?
Saat bertaut betis kanan dan betis kiri?

Duhai sang engkau..
Sampai kapan engkau kan mengejarku? Menyebabkan keletihan di hati dan jiwaku?

Duhai…
Janganlah begitu padaku..
bahkan saat aku telah berusaha mendaki, bisikan menggangguku hingga aku terpeleset dan terjatuh lagi.

Janganlah menipuku dengan seperti ini.
Karena jiwaku selalu ingin bermain ayunan, bergerak kesana kemari bersama angin. Sedang sang waktu mengawasi dengan tiada henti.

Bila telah habis waktuku….
Maka sang sungai hanya akan menangisiku
Dan sang pasir tak mampu berbuat apapun
Maka siapa yang akan menolongku?

Setiap kematian itu memiliki sekarat
Sakitnya seperti gunung yang dihimpitkan ke dada
Seperti ratusan pisau yang dihujamkan ke tubuh
Sedang diri hanya mampu menatap tanpa kata
Maka siapa yang akan menolongku?

Disini aku terhenti..
Sendiri..
Berpikir..
Siapa yang akan menolongku nanti?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar