Salah mungkin awal kisah ini…
Bertahun-tahun lamanya tak paham dengan apa itu jatuh cinta. Hanya suka, sekedar simpati ataupun naksir.
Sampai akhirnya diberi pelajaran tentang cinta.
Bagaimana indahnya..
Bagaimana gilanya..
Bagaimana ketakutan-ketakutannya..
Cinta yang membuat tersenyum saat mengingat kebaikan dan kelucuan orang yang dicintai
Cinta yang membuat selalu ingat dan berpikir tentang si dia,, merindukan dan mengkhayalkan setiap hari
Cinta yang membuat takut kalau seandainya dia tak membalas cinta ini.
Membuat takut kalau seandainya cinta ini hilang dan hati akan mati
Cinta yang membuat sedih dan sakit…
Itulah cinta manusia..
Allah mengajarkanku tentang apa itu cinta. Setelah kualami dan kupahami. Akhirnya akupun menemukan cinta sejatiku.
Aku jatuh cinta pada Rabb-ku
Subhanallah…
Betapa hebatnya hal ini..
Aku tersenyum mengingat-Nya, betapa rahmat dan karunia-Nya padaku sangat banyak
Merindukan-Nya selalu
Memikirkan-Nya tiap saat
Lalu…
Aku menangis..
Takut bila Dia tidak mencintaiku.
Takut kehilangan cinta-Nya
Takut kehilangan perhatian-Nya
Sedang benar-benar aku tak tahu harus bagaimana tanpa-Nya.
Terlalu takut bila Dia mencabut rahmat-Nya dan aku kembali seperti dulu. Hilang arah dan mencari-cari dalam kegelapan.
Ah… indahnya cinta ini.
Cinta ini membuatku sehat dan bahagia.
Aku ingat sabda Rasulullah: “mengingat manusia adalah penyakit sedang mengingat Allah adalah obat”
Cinta indah ini.. semoga selamanya.. aminn..
(semoga dengan tulisan ini, aku yang di masa depan semakin menunjukkan cintaku pada-Nya, melalui sikap, pikiran dan perasaan.. amin)
Biarkanlah aku berpikir... terus berpikir.... Karena kuharap aku termasuk "orang-orang yang berpikir"....
HR. Al-Tirmidzy
"Barangsiapa yang obsesinya adalah akhirat, Allah akan mengaruniakan kekayaan dalam hatinya dan akan mengumpulkan untuknya kekuatannya dan dunia akan datang kepadanya dengan penuh ketundukan. Dan barangsiapa yang obsesinya adalah dunia. Allah akan meletakkan kefakiran di depan matanya, memecah keutuhannya, sementara dunia hanya akan datang padanya sesuai yang ditakdirkan untuknya" (HR. Al-Tirmidzy)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar