Gadis itu kampungan…
Dia berjalan sendirian di tengah malam beralaskan sendal yang usang
Bajunya biru kotak kotak dan roknya kuning bunga-bunga
Dia kampungan….
Gadis itu sendirian….
Dia terdiam menatap hujan berharap siang berbuah bintang
Basah airmata dalam genggamannya
Dia sendirian…
Gadis itu hanya diam…
Dia berteriak keras tapi tak terdengar oleh awan
Bising memenuhi rongga hati dan jiwa
Dia diam…
Gadis itu berteriak…
Dia menangis sunyi memecah batu menghalau gelombang
Sudut batin menyuruhnya pergi menghilang
Dia berteriak…
Gadis itu menangis…
Dia berteriak lalu dia menangis
Dia terduduk diam lalu dia menangis
Dia berjalan sendirian lalu dia menangis
Gadis kampungan itu menangis…
Biarkanlah aku berpikir... terus berpikir.... Karena kuharap aku termasuk "orang-orang yang berpikir"....
HR. Al-Tirmidzy
"Barangsiapa yang obsesinya adalah akhirat, Allah akan mengaruniakan kekayaan dalam hatinya dan akan mengumpulkan untuknya kekuatannya dan dunia akan datang kepadanya dengan penuh ketundukan. Dan barangsiapa yang obsesinya adalah dunia. Allah akan meletakkan kefakiran di depan matanya, memecah keutuhannya, sementara dunia hanya akan datang padanya sesuai yang ditakdirkan untuknya" (HR. Al-Tirmidzy)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar