wah... seneng banget rasanya bisa mulai ngeblog...serasa jadi orang terkeren didunia...iiihhhh...garingx deh!!!untuk pertama ingin kukisahkan sesuatu:tadi sore dengan terburu-buru aku mngajak yayangku spin ke warnet. iseng2 berhadiah pengen buat samting diffrent gitu. itu atas saran seorang temen yg notabene sama-sama org keren gtu. (apa seeh????) sepulang dr warnet (ndakeren warnetx coz hrs buka sendal br masuk!!!) im looking2 gtu nyari sendalku yg keren hasil minjem dr kakakku. pas nyari kok ya cuman kiri doang, aku btanya pada sang tukang warnet dan dia hanya menggeleng dan bkata "dmana qta taro?"sungguh suatu yang kusebut bukan pelayanan prima. Kutanya angin.... kutanya hujan.... kutanya ariel... gak ada yg tau, wah gawat bisa2 kakakku mlayangkan sbuah kandattox padaku. dgn amat sangat stres kupandangi sendal2 berserakan didepan pintu, ta ada org dsana.untung aku sedang puasa jadinya iman mngalahkan segalanya. setan?? sori sosri yaa... ga ada tuh critanya uphe nyolong sendal. pas aku memendang sendal2 yg berserakan itu untuk kesekiankalix, kuperhatikan ada sebuah sendal jepit hitam putih yg tergeletak sendirian.hanya kananx saja. Kuperhatikan dan kuperhatikan.... oala... Ya Allah... itu sendal adeku... (ternyata saya ke warnet mgunakan sendal kakakku sebelah kiri dan sendal adeku sebelah kanan) kenyataan memang pahit,kusangka pnyakit hilang ingatanku hanyalah candaan semata, ternyata sudah stadium parah. sory hrs go to work neeh.. kapan2 sambung lagi... cayoooo....
Biarkanlah aku berpikir... terus berpikir.... Karena kuharap aku termasuk "orang-orang yang berpikir"....
HR. Al-Tirmidzy
"Barangsiapa yang obsesinya adalah akhirat, Allah akan mengaruniakan kekayaan dalam hatinya dan akan mengumpulkan untuknya kekuatannya dan dunia akan datang kepadanya dengan penuh ketundukan. Dan barangsiapa yang obsesinya adalah dunia. Allah akan meletakkan kefakiran di depan matanya, memecah keutuhannya, sementara dunia hanya akan datang padanya sesuai yang ditakdirkan untuknya" (HR. Al-Tirmidzy)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar